Kamis, 14 Oktober 2010

KEBIASAAN YANG MEMBUAT BANGKRUT

Baru tanggal 12 bulan ini, tetapi saldo rekening Anda sudah mendekati nol. Ke mana uang Anda lenyap?Anda mungkin sudah mengeluarkan uang begitu banyak, tetapi tidak Anda sadari. Sebab, Anda merasa tidak membelanjakan sesuatu yang penting. Anda bukan baru membayar premi asuransi, membayar uang masuk sekolah anak, atau membayar biaya servis mobil. Anda hanya window shopping atau membuka-buka situs belanja online. Wow... ternyata inilah sumber masalahnya.
Karena sudah merupakan kegiatan sehari-hari, window shopping tidak lagi Anda anggap sebagai sumber pengeluaran. Masih ada beberapa hal lain yang kerap Anda lakukan, dan ternyata membuat gaji cepat menyusut.

1. "Window shopping"
Sering kali kita window shopping dengan alasan iseng karena tidak punya kegiatan. Memang menyenangkan sih melihat barang-barang bagus di sekitar kita. Namun, dari sekadar iseng, akhirnya Anda jadi membeli sesuatu yang tidak Anda rencanakan. Anda bahkan tidak perlu keluar rumah untuk window shopping. Hanya dengan melihat-lihat katalog, browsing internet, membaca majalah, atau menonton iklannya di televisi pun, Anda bisa tergoda untuk membeli.
Sebenarnya Anda pasti sudah tahu bahwa window shopping adalah kebiasaan buruk yang untuk menghentikannya butuh kedisiplinan tinggi. Paling aman adalah dengan tidak mengunjungi mal bila Anda memang tidak memerlukan sesuatu untuk dibeli atau ditemui. Selain itu, tak perlu lagi meminta katalog atau menerima tawaran e-mail update mengenai barang-barang kesukaan Anda. Tanyakan pada diri Anda: apakah saya memerlukannya dan dapatkah saya membelinya secara tunai? Bila tidak, cepatlah berlalu.

2. Membawa banyak uang tunai
Mengandalkan kartu kredit untuk berbelanja memang tidak baik, tetapi selalu membawa banyak uang tunai juga sama buruknya. Uang tunai memberikan Anda perasaan memiliki uang berlebih, dan karenanya perlu dibelanjakan. Bawalah uang tunai secukupnya saja, dan tinggalkan sisanya di rumah. Menghindari kartu kredit perlu tetap dilakukan, tetapi yang penting adalah membuat budget mengenai kapan harus membayar sesuatu secara tunai. Manajemen amplop juga cukup efektif untuk mengelola uang tunai.

3. Membagi data pribadi Anda pada vendor
Ketika Anda melakukan online shopping, Anda tentu akan diminta memberikan alamat rumah dan informasi kartu kredit. Situs-situs ini juga memberikan tombol-tombol sekali klik untuk memesan sesuatu sehingga Anda bisa membeli dalam sekejap. Sangat mudah, tetapi juga sangat berbahaya. Trik belanja yang serbamudah ini tidak hanya membuat Anda kehabisan uang jika Anda tergolong impulsive shopper, tetapi juga menghilangkan rasa telah menggunakan uang. Sebab, Anda tidak menggunakan uang tunai atau menandatangani struuk kartu kredit di sini. Semua tinggal klik saja.
Jangan biarkan vendor menyimpan informasi kartu kredit Anda. Hindari signing up untuk e-mail atau katalog jika hal itu hanya mendorong Anda untuk berbelanja.

4. Mengumpulkan voucer belanja
Mendapatkan diskon Rp 100.000 untuk produk perawatan badan atau sportsgear memang lumayan, tetapi pastikan dulu bahwa Anda memang membutuhkan barang-barang tersebut. Hanya karena menerima voucer belanja, tidak berarti Anda harus membelanjakannya kan? Lagi pula, kebanyakan nilainya juga tidak begitu terasa. Tak perlu merasa sayang bila voucer akhirnya mubazir karena tidak digunakan. Lebih baik Anda buat daftar barang-barang yang diperlukan, setelah itu baru melihat apakah ada voucer yang bisa dimanfaatkan.

5. "Shopping" dengan emosi
Anda mungkin ingin refreshing karena merasa stres di kantor atau bosan di rumah. Atau, Anda ingin memanjakan diri Anda karena berhasil menurunkan berat badan. Lalu, Anda pun shopping. Anda berhasil mendapatkan baju baru, gadget baru, novel-novel terbaru, lagi sale pula.
Namun, membiarkan mood Anda mendikte keputusan belanja adalah cara tercepat untuk menjadi bangkrut. Tenangkan diri Anda sebelum shopping. Kembali kepada pertanyaan mendasar: apakah Anda memerlukannya dan apakah Anda mampu membelinya? Anda bisa kok memberi penghargaan pada diri Anda tanpa mengeluarkan uang, misalnya berendam di bak mandi, atau saling memijat dengan suami.

6. Tidak membuat perencanaan
Anda kelelahan setelah pulang dari kantor, dan di rumah tidak ada makanan. Paling praktis memang membeli makanan. Berdasarkan data dari Bureau of Labor Statistics, di Amerika diperkirakan rata-rata keluarga yang terdiri atas empat orang menghabiskan lebih dari 4.000 dollar untuk makan di luar. Bukankah ini kebiasaan yang sangat mahal?
Bila Anda berbelanja mingguan, buatlah daftar menu untuk seminggu sehingga Anda selalu mempunyai bahan makanan untuk diolah. Jika aktivitas Anda begitu padat, cobalah untuk memasak pada hari Minggu, lalu menyimpannya di lemari es untuk disantap esok harinya. Bagaimanapun juga, memasak sendiri jauh lebih hemat dan sehat daripada membeli makanan di luar.
Dan, butuh kedisiplinan tinggi untuk mengubah kebiasaan semacam ini. Dengan perencanaan, disiplin, dan menghindari situasi yang menggoda Anda untuk berbelanja, kebiasaan buruk ini pasti akan teratasi.

CIRI-CIRI PRIA MEMBUKTIKAN CINTA KEPADA PASANGANYA

Hari gini, ternyata masih banyak perempuan yang ingin mendengar pengakuan dari para pria bahwa ia mencintai Anda. Padahal, tidak semua pria senang atau mudah mengucapkan kata sakti tersebut. Bagi mereka, yang penting adalah perbuatan yang dilakukannya untuk Anda.

Kristin Booker, penulis gaya hidup di New York City yang juga pendiri dan editor blog Fashion.Style.Beauty, mengatakan bahwa Anda mungkin perlu melupakan kalimat pengakuan cinta tersebut. Meskipun kalimat itu tidak diucapkannya, tidak berarti ia tidak memikirkannya. Kemungkinan besar pria mengungkapkannya dengan cara lain. Misalnya, "Wah, brownies buatan istriku paling enak!"
Selain itu, lanjut Kristin, pria menggunakan tanda-tanda samar selama berhubungan dengan perempuan yang dicintainya untuk menunjukkan dan membuktikan rasa sayangnya.

1. Ia mengingat hal-hal kecil tentang Anda.
Untuk membuktikan cintanya yang besar kadang-kadang pria tidak memberikan sesuatu yang besar. Misalnya, ia ingat pakaian apa yang Anda kenakan saat pertama kali berkencan dengannya. Ia tahu apa yang paling membuat Anda kesal, atau siapa penyanyi favorit Anda ketika masih remaja. Hal-hal ini menjadi tanda bahwa ia membuat suatu investasi nyata di dalam benaknya mengenai sesuatu penting bagi Anda. Dengan sendirinya, hal itu juga penting baginya.

2. Ia melakukan tindakan "remeh" untuk Anda.
Tindakan ini normalnya tidak akan dilakukan seorang pria, seperti membelikan cookies untuk Anda karena teman-teman perempuannya juga membeli cemilan yang sama, membeli beberapa barang di minimarket sesuai daftar belanja dari Anda, atau mengusap-usap perut Anda ketika Anda mengeluh kram perut akibat datang bulan. Kebanyakan pria jarang menunjukkan perilaku romantis seperti ini, apalagi bila hubungan Anda dengannya sudah berjalan lama. Namun, inilah bukti bahwa Anda selalu ada di dalam pikirannya.

3. Ia menghadiri momen-momen penting Anda.
Anda memintanya untuk menemaninya makan bersama keluarga Anda (padahal ia sedang kelelahan), atau meminta waktunya untuk pernikahan sepupu Anda, padahal pada saat yang sama ada pertandingan bola yang ditunggu-tunggunya. Kesediaannya menemani Anda menunjukkan bahwa Anda lebih penting daripada segalanya. Dan, pria tidak akan melakukan hal-hal seperti ini untuk sembarang orang. Hanya orang yang benar-benar dipedulikannya, yaitu Anda.

4. Ia rela mengorbankan perasaan atau kepentingannya.
Ingat ketika ia dengan sabar menunggui Anda yang sedang asyik shopping, padahal ia bosan setengah mati? Atau ketika ia menyimpan koleksi boneka Star Wars-nya ke dalam kardus karena Anda tidak menyukainya? Apapun yang dilakukan pria, dari mengurangi jadwal main tenisnya, hingga membatasi frekuensi merokoknya, merupakan tanda bahwa ia peduli. Jadi, jangan protes bila ia pun meminta Anda tidak sering-sering membeli pernak-pernik "enggak penting" yang lalu berserakan di kamar Anda. Tidak adil kan, bila hanya ia yang harus mengubah kebiasaannya?

5. Ia selalu menepati janjinya.
Pria paling menyebalkan bagi kaum perempuan adalah yang selalu datang terlambat saat janjian, membatalkan janji pada saat-saat terakhir, lupa menelepon, kehilangan nomor telepon Anda, dan lain sebagainya. Bila memang peduli, pria akan menepati apa yang dikatakannya. Setidaknya, bila ia tidak sanggup menepati janji karena masih ada urusan di kantor misalnya, ia akan berusaha menebusnya lain waktu. Bila berjanji menjemput Anda, ia tidak keberatan sampai di tempat tujuan lebih cepat daripada Anda, karena ia tidak ingin Anda termangu-mangu di pinggir jalan untuk menunggui Anda.